Rabu, 26 November 2014

Fotografi Long Eksposure

Menentukan Exposure

Exposure pada foto yang diambil malam hari sangat bervariasi tergantung pada beberapa faktor. Jika ada banyak ambient light maka shutter speed akan lebih singkat. Jika kamu memotret di suatu tempat yang sangat gelap, maka shutter speed harus lebih lama. Untuk menangkap efek jejak cahaya kamu perlu shutter speed setidaknya 1/15 detik, yang artinya kamu harus menggunakan tripod. Semakin banyak kamu berlatih, semakin peka pula matamu pada exposure yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek yang kamu inginkan.

Setting Yang Direkomendasikan

Hal utama yang harus diingat saat menentukan exposure yang benar adalah bagaimana menangkap bagian gelap dan terang. Kalau kamu berhasil menangkap bayangan yang tepat, kamu akan bisa menghasilkan foto malam hari yang bagus. Saat menggunakan long exposure, kuncinya adalah menjaga shutter terbuka hanya selama efek yang dibutuhkan. Kalau kamu membuka shutter terlalu lama, kamu akan kehilangan detil dalam cahaya apapun yang menerangi objek. Saat membuat jejak cahaya, shutter harus terbuka setidaknya satu detik, dan karenanya tripod wajib digunakan. Gunakan mode Shutter Priority dan mulailah dengan shutter speed sepanjang 1 detik lalu lihat seperti apa hasilnya; jika jejaknya terlalu pendek, tambahkan 2 detik, dan terus tambahkan 2 detik sampai kamu mendapat efek cahaya yang diinginkan. Kalau kamu mendapat blur, berarti shutter terbuka terlalu lama, dan kamu harus menurunkan kecepatannya satu detik penuh.

Peralatan Yang Direkomendasikan

Sebagai tambahan untuk kamera digital, kamu perlu tripod yang mantap untuk memotret di malam hari. Ini untuk memastikan kameramu stabil untuk mencegah munculnya blur pada foto. Untuk berlatih membuat foto malam hari, kameramu harus punya pilihan untuk diatur secara manual pada bagian shutter speed dan aperture.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar