Kelebihan SLR
- kontrol fokus dilakukan secara langsung
- Framing yang tepat
- Dapat mengkontrol kedalaman bidang objek (jika tersedia)
- Pilihan lensa/filter tidak terbatas
- Memiliki kemampuan untuk menggunakan lensa tilt/shift, makro dan lensa panjang
- Terdapat flare check yang efisien ketika cahaya masuk
- Besar dan Berat
- Sering menimbulkan getaran ketika mirror (kaca) ngeklik terkadang bikin fokus buyar
- Desain Retrofocus viewfinder terkadang menjadi malapetaka ketika menggunakan lensa wide-angle
- Kualitas optik maksimum pada f/8-11, akan tetapi untuk maksimum aperture lensa 28-80mm optiknya sering biasa-biasa saja
- Jeda shutter cukup (tidak pendek dan cepat)
- Viewfinder mejadi gelap dengan f/5.6 dan lensa lambat bila cahayanya kurang tepat.
Kelebihan Rangefinder
- Compact
- Tenang dan bebas getaran
- Sangat terang, karena aperture tidak mempengaruhi viewfinder
- Sangat hebat jika dikombinasikan dengan lensa wide-angle atau normal (direkomendasikan)
- Kualitas optik maksimum pada f/4.5-6, meskipun kita menggunakan maksimumaperture
- Jeda shutter yang pendek.
- Jika menggunakan lensa telephoto hanya terbatas pada 135mm atau lebih pendek
- Biasanya bila fotografer makro pakai RF bisa jadi canggung
- Memungkinkan kesalahan paralaks pada saat focusing closed-up
- Kontrol kedalaman bidang objek belum sempurna
- Kontrol fokus yang tidak langsung
- Polarizer tidak dapat digunakan tanpa hambatan utama
- Terdapat potensi ketidaksesuaian antara lensa flare vs rangefinder
Tidak ada komentar:
Posting Komentar